Langkau ke kandungan utama

Best Friends Forever


by:  Jennifer Weiner


Some bonds can never be broken...
Addie Downs and Valerie Adler will be best friends forever. That's what Addie believes after Valerie moves across the street when they're both nine years old. But in the wake of betrayal during their teenage years, Val is swept into the popular crowd, while mousy, sullen Addie becomes her school's scapegoat.

Flash-forward fifteen years. Valerie Adler has found a measure of fame and fortune working as the weathergirl at the local TV station. Addie Downs lives alone in her parents' house in their small hometown of Pleasant Ridge, Illinois, caring for a troubled brother and trying to meet Prince Charming on the Internet. She's just returned from Bad Date #6 when she opens her door to find her long-gone best friend standing there, a terrified look on her face and blood on the sleeve of her coat. "Something horrible has happened," Val tells Addie, "and you're the only one who can help."

Best Friends Forever is a grand, hilarious, edge-of-your-seat adventure; a story about betrayal and loyalty, family history and small-town secrets. It's about living through tragedy, finding love where you least expect it, and the ties that keep best friends together.

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

HUMKO BULANA YA RASULULLAH

Qasidah Humko Bulana Sudah lama hati merindu Dengan kekasih yang satu Bilakah masa dapat bertemu Dengan kekasih agungmu Kakiku kan terus melangkah Menuju ke bumi Madinah Selangkah demi selangkah Dekatkanlah kami Ya Allah Moga ziarahku disambut, Hatiku ingin terus merebut, Ganjaran yang telah disebut, Oleh Baginda yang lemah lembut, Barangsiapa yang ziarah Rumah Baginda di Madinah Walau selepas Baginda wafat Bagai semasa Nabi haayat Jauh benar ku terpisah Dgn Nabi di Madinah Jangankan pula ku dipisah Saat dipilih ke Jannah. Air mata terus mengalir Hatiku tetap rasa khuwatir Apakah kita kan terpisah Bantulah cintaku Ya Allah. Tiap kali ku berjalan, memandang batu di jalanan, Mengingatkanku batu Makkah, salam kepada Rasulullah, Tiap waktu ku ingin makan, Teringat baginda kelaparan, Jarang sekali kekenyangan, Sehingga saat dijemput Rahman. Tiap kali ku ingin marah , cacian ketika berdakwah, Terin...

Sajak Hari Guru

Abadi Dalam Harum Nama Guru pendidik mulia sudah berabad lalu bermandi keringat meniti gigi hari mendaki puncak tinggi di merata lurah dan denai menabur bakti tanpa mau dipeduli. Guru pendidik mulia bukan untuk dipuja atau di dewa-dewa siang dan malarnnya adalah perjuangan jua rela meluah bahagia menelan duka nestapa dengan senyum dan takwa biarpun sayup di hutan belantara. Guru pendidik mulia laksana kuntum kembang mekar memuncak nama pembela sejahtera abadi dalam harum nama. Ismala 1988 Bunga Sirih untuk Guru Guru adalah Ibu pengasuh budiman guru adalah ratu lebah lalu memujuk membelai kelopak cinta kasih sayang lilinnya berbunga sinar cahaya madunya berbunga penawar jiwa. Guru adalah penyu pengasih lalu menabur bunga telur baktinya segar mewangi sepanjang pantal zaman. Guru adalah lampu penyuluh pedoman kehidupan guru adalah pendakwah lalu mengikut jejak Nabi Muhammad memimpin insan ke jalan lurus ke padang luas. Bunga sirih bunga pi...

Perbezaan dan persamaan antara Bahasa Minang dan Bahasa Negeri Sembilan

Ayuh! Mari belajar bahasa.. Tr memang asal orang N9, tr juga urang minang.. Pandai berbahasa negeri sembilan tapi indak pandai cakap minang hehehe.. malu.... Tp takpe, tr nak juga blaja.. Apa kata kita blaja sama2... Perkataan Biasa Bahasa Minang Bahasa N9 Aku Rang, Aden Ese, Ayo atau Eden Kamu Awak, Wa’ang Awak, Ekau Dia Inyo Dio Adik Adek Adek Kakak Abang, Uda, Uni Akak, Abang 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10 Ciek, duo, tigo, ampek, limo, anam,tujuah, lapan, sambilan, sapuluah Satu, duo, tigo, ompek, limo, onam, tujuh, lapan, somilan, sopuluh 11,12,13,14,15 Sabaleh, duo baleh, tigo baleh, ampek baleh, limo baleh Soboleh, duo boleh, tigo boleh, ompek boleh, limo boleh Puluh Puluah Puloh Apa A Apo Ini Ko, iko Ini Dengan Jo Dongan Sudah Alah Udah Tidak Indak Tak Iya Iyo Ke Ka Ko Tidak ada Indak...